100 Nama Ikan Air Tawar dan Laut Lengkap

100 Nama Ikan – Siapa sih di antara kita yang nggak kenal sama makhluk berinsang yang satu ini? Yup, ikan! Ikan nggak cuma jadi teman kita di aquarium atau menu andalan di restoran, lho.

Ada banyak jenis ikan yang hidup di berbagai perairan, mulai dari yang tawar sampai yang asin. Dari yang kecil-kecil kaya ikan teri sampai yang gede banget kayak ikan paus. Seru, kan? Nah, di pembahasan kita kali ini, kita bakal deep dive ke dunia ikan.

Siap-siap aja dibuat kagum dengan keragaman nama-nama ikan yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya.

Yuk, kita mulai!

100 Nama Ikan

King Angel Fish
King Angel Fish

50 Nama Ikan Air Tawar

  1. Ikan Gurame
  2. Ikan Mas (Koi)
  3. Ikan Lele
  4. Ikan Patin
  5. Ikan Toman
  6. Ikan Bawal
  7. Ikan Gabus (Channa)
  8. Ikan Sepat
  9. Ikan Jelawat
  10. Ikan Baung
  11. Ikan Wader
  12. Ikan Nilam
  13. Ikan Mujair
  14. Ikan Kaloi (Arwana)
  15. Ikan Tawes
  16. Ikan Sidat
  17. Ikan Betok
  18. Ikan Hampala
  19. Ikan Ketutu
  20. Ikan Tapah
  21. Ikan Belida
  22. Ikan Lais
  23. Ikan Lampam
  24. Ikan Bader
  25. Ikan Selais
  26. Ikan Rasbora
  27. Ikan Haruan
  28. Ikan Paray
  29. Ikan Beloso
  30. Ikan Temoleh
  31. Ikan Pecah Piring
  32. Ikan Cempedak
  33. Ikan Semah
  34. Ikan Limbat
  35. Ikan Barakuda
  36. Ikan Seluang
  37. Ikan Sego
  38. Ikan Betta
  39. Ikan Keting
  40. Ikan Sebarau
  41. Ikan Malas
  42. Ikan Kerai
  43. Ikan Puyu
  44. Ikan Terubok
  45. Ikan Tandean
  46. Ikan Ulung
  47. Ikan Asin
  48. Ikan Pelian
  49. Ikan Kapiat
  50. Ikan Tongkol

50 Nama Ikan Laut

  1. Ikan Tuna
  2. Ikan Marlin
  3. Ikan Kakap Putih
  4. Ikan Kakap Merah
  5. Ikan Layang
  6. Ikan Dorado (Mahi-mahi)
  7. Ikan Tongkol
  8. Ikan Grouper (Kerapu)
  9. Ikan Cakalang
  10. Ikan Parrotfish
  11. Ikan Barracuda
  12. Ikan Pari
  13. Ikan Hiu
  14. Ikan Teri
  15. Ikan Sarden
  16. Ikan Ekor Kuning
  17. Ikan Napoleon
  18. Ikan Lumba-lumba (Mahi-mahi)
  19. Ikan Remora
  20. Ikan Amberjack
  21. Ikan Trakulu
  22. Ikan Selar
  23. Ikan Baramundi
  24. Ikan Mola-mola
  25. Ikan Swordfish
  26. Ikan Wahoo
  27. Ikan Sailfish
  28. Ikan Tenggiri
  29. Ikan Kembung
  30. Ikan Tembang
  31. Ikan Sembilang
  32. Ikan Paus
  33. Ikan Kuda Laut
  34. Ikan Stingray
  35. Ikan Bluefin
  36. Ikan Ikanan
  37. Ikan Snapper
  38. Ikan Ahi
  39. Ikan Sablefish
  40. Ikan Dory
  41. Ikan Halibut
  42. Ikan Cod
  43. Ikan Flounder
  44. Ikan Mackerel
  45. Ikan Anchovy
  46. Ikan Sardine
  47. Ikan Haddock
  48. Ikan Pollock
  49. Ikan Sea Bass
  50. Ikan Monkfish

Penjelasan 50 Nama Ikan Air Tawar

Ikan Gurame:

Selanjutnya Gurame ini cukup populer di Indonesia, lho. Mereka termasuk ikan yang agak besar dan punya badan yang lebar. Dagingnya tebal dan rasanya enak banget, makanya banyak orang suka memasaknya dengan berbagai cara, seperti digoreng atau dibakar. Ikan ini juga terkenal karena bisa hidup di air yang kurang oksigen.

Ikan Mas (Koi):

Nah, kalo ikan koi ini, selain di Indonesia, dia juga terkenal di berbagai negara lain, terutama di Jepang. Orang-orang sering memelihara ikan koi di kolam karena warnanya yang cantik dan variatif. Mereka percaya ikan koi bisa membawa hoki atau keberuntungan. Meski begitu, perawatannya nggak sembarangan, perlu perhatian khusus supaya ikan koinya tetap sehat dan warnanya cerah.

Ikan Lele:

Selanjutnya Lele ini dikenal sebagai ikan yang mudah dipelihara dan tahan banting. Dia bisa hidup di berbagai kondisi air dan nggak terlalu memilih makanan. Di Indonesia, ikan lele sering diolah menjadi berbagai masakan lezat, seperti pecel lele atau mangut lele.

Ikan Patin:

Selanjutnya Ikan patin punya daging yang lembut dan rasa yang gurih. Di beberapa daerah, ikan patin diolah menjadi masakan khas, seperti patin panggang dari Jambi. Ikan ini juga lumayan besar, lho.

Ikan Toman:

100 Nama Ikan selanjutnya, Ikan toman biasanya ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ikan ini termasuk predator yang cukup ganas dan suka memangsa ikan-ikan kecil. Bentuknya unik dengan mulut yang lebar dan badan yang ramping. Meskipun agak sulit dipelihara, beberapa orang tetap tertarik untuk memelihara ikan toman karena tantangannya.

Ikan Bawal:

Selanjutnya Bawal ini cukup populer di dunia perikanan, baik untuk konsumsi maupun budidaya. Tubuhnya bulat pipih dan dagingnya tebal, enak banget kalau digoreng atau dibakar. Ikan ini bisa hidup di air tawar maupun air payau, jadi cukup fleksibel.

Ikan Gabus (Channa):

Selanjutnya Ikan gabus ini termasuk keluarga predator, lho. Dia suka memangsa ikan-ikan kecil dan serangga. Uniknya, ikan ini bisa bernapas langsung dari udara karena punya labirin, jadi bisa hidup di air yang kurang oksigen. Ikan gabus juga sering dijadikan alternatif pengobatan untuk penyembuhan luka atau patah tulang.

Ikan Sepat:

Sepat ini memang nggak terlalu besar, tapi dia punya ciri khas yaitu bisa mengeluarkan suara ‘sep’ atau ‘cep’ saat dipegang. Ikan ini biasanya hidup di rawa-rawa atau sawah. Meski nggak begitu populer untuk konsumsi, tapi di beberapa daerah, ikan sepat diolah menjadi makanan khas.

Ikan Jelawat:

100 Nama Ikan selanjutnya, Ikan jelawat bisa dibilang salah satu ikan air tawar yang memiliki ukuran besar. Dagingnya lembut dan enak, sering diolah menjadi berbagai masakan. Ikan ini juga cukup populer untuk budidaya karena pertumbuhannya yang cepat.

Ikan Baung:

Selanjutnya Baung ini biasanya ditemukan di sungai atau danau. Tubuhnya panjang dan ramping, dengan sirip yang cukup panjang di bagian bawah. Ikan baung dikenal memiliki daging yang lezat dan gurih, sering diolah menjadi masakan berkuah atau digoreng.

Ikan Wader:

Selanjutnya Ikan ini biasanya berukuran kecil dan hidup bergerombol di sungai atau danau. Ikan wader sering dijadikan target mancing karena cukup menantang untuk ditangkap. Dagingnya yang enak dan teksturnya yang lembut membuat ikan ini digemari banyak orang, biasanya diolah dengan cara digoreng atau dijadikan bahan masakan lain.

Ikan Nilam:

Selanjutnya Nilam memiliki ciri khas berupa warna tubuhnya yang biru kehitaman dengan garis-garis vertikal di bagian sisinya. Ikan ini cukup populer di kalangan pecinta ikan hias karena warnanya yang cantik. Meski ukurannya tidak terlalu besar, ikan nilam sering dijadikan hewan peliharaan di dalam akuarium.

Ikan Mujair:

100 Nama Ikan selanjutnya, Ikan ini cukup populer untuk konsumsi, terutama di Indonesia. Ikan mujair memiliki daging yang lezat dan teksturnya yang lembut. Ikan ini juga sering dijadikan pilihan untuk budidaya karena perawatannya yang tidak terlalu sulit dan pertumbuhannya yang cepat.

Ikan Kaloi (Arwana):

Selanjutnya Ikan arwana, atau sering juga disebut ikan kaloi di beberapa daerah, adalah jenis ikan hias yang sangat populer dan memiliki harga jual yang tinggi. Ikan ini dikenal dengan bentuk tubuhnya yang panjang dan elegan, serta warna sisiknya yang beragam dan mengilap. Ikan arwana dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran, sehingga banyak orang yang berminat untuk memeliharanya meskipun harganya cukup mahal.

Ikan Tawes:

Selanjutnya Ikan ini memiliki bentuk tubuh yang ramping dengan sisik yang kecil-kecil. Ikan tawes biasanya hidup di sungai atau danau dan merupakan salah satu jenis ikan yang populer untuk dipancing. Dagingnya yang enak dan tidak terlalu banyak duri membuat ikan ini disukai banyak orang, biasanya diolah dengan cara digoreng atau dibakar.

Ikan Sidat:

Sidat memiliki bentuk tubuh yang panjang dan ramping, mirip dengan belut. Namun, berbeda dengan belut, ikan sidat dapat hidup di air tawar dan bermigrasi ke laut untuk bertelur. Ikan ini sangat terkenal di beberapa negara, terutama Jepang, dan dianggap sebagai makanan yang lezat dengan harga yang cukup tinggi. Dagingnya yang kenyal dan gurih membuatnya banyak dicari. Di Indonesia, ikan sidat juga mulai banyak dibudidayakan.

Ikan Betok:

Selanjutnya Betok dikenal dengan kemampuannya untuk bertahan hidup di air yang kualitasnya kurang baik. Ikan ini bisa hidup di air yang keruh dan sedikit oksigen. Bentuk tubuhnya pendek dan agak pipih dengan warna yang beragam, tergantung habitatnya. Ikan betok banyak dijadikan sebagai ikan konsumsi karena dagingnya yang enak dan lembut.

Ikan Hampala:

Selanjutnya Ikan ini merupakan jenis ikan predator yang hidup di sungai-sungai besar di Asia Tenggara. Ikan Hampala memiliki tubuh yang ramping dan panjang, sangat lincah dalam berenang. Ikan ini populer di kalangan pemancing karena sifatnya yang agresif dan memberikan perlawanan yang baik saat dipancing.

Ikan Ketutu:

Selanjutnya Ikan ketutu memiliki bentuk tubuh yang unik dengan mata yang besar dan mulut yang lebar. Ikan ini biasanya hidup di sungai atau danau dengan air yang tenang. Daging ikan ketutu sangat lezat dan gurih, banyak diolah menjadi berbagai masakan. Di beberapa daerah, ikan ketutu juga dijadikan sebagai obat tradisional.

Ikan Tapah:

Selanjutnya Ikan tapah merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki ukuran cukup besar. Ikan ini dikenal sebagai predator yang memangsa ikan-ikan kecil dan hewan lainnya. Bentuk tubuhnya yang panjang dan pipih dengan sirip yang lebar membuatnya mudah dikenali. Daging ikan tapah cukup lezat dan banyak dijadikan bahan masakan.

Ikan Belida:

100 Nama Ikan selanjutnya, Ikan belida merupakan salah satu ikan air tawar yang berasal dari Sumatera dan Kalimantan. Ikan ini memiliki bentuk tubuh yang panjang dan pipih dengan moncong yang runcing. Dagingnya sangat lezat dan gurih, sering diolah menjadi abon atau pempek. Namun, populasi ikan belida saat ini sedang terancam punah karena perburuan dan kerusakan habitat.

Ikan Lais:

Selanjutnya Ikan lais biasanya ditemukan di perairan sungai Kalimantan. Ikan ini termasuk jenis ikan karnivora dan memiliki tubuh yang ramping dan panjang. Salah satu ciri khas dari ikan lais adalah giginya yang tajam. Ikan ini sering dijadikan target memancing karena memberikan perlawanan yang baik.

Ikan Lampam:

Selanjutnya Ikan lampam adalah jenis ikan yang hidup di perairan sungai dan danau di Indonesia. Ikan ini memiliki bentuk tubuh yang agak pipih dengan warna yang cenderung gelap. Ikan lampam sering dijadikan sebagai ikan konsumsi dan diolah menjadi berbagai masakan.

Ikan Bader:

Selanjutnya bader merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang cukup populer di Indonesia. Ikan ini memiliki bentuk tubuh yang kecil dan ramping dengan warna yang bervariasi, tergantung jenisnya. Ikan bader sering dijadikan sebagai ikan peliharaan di dalam akuarium karena warnanya yang cantik dan perawatannya yang tidak terlalu sulit.

Ikan Selais:

Selanjutnya selais juga dikenal dengan nama ikan selametan dan banyak ditemukan di perairan sungai di Sumatera dan Kalimantan. Ikan ini memiliki bentuk tubuh yang panjang dan ramping dengan moncong yang runcing. Ikan selais biasanya hidup di dasar air dan menyukai tempat-tempat yang berbatu atau berpasir.

Ikan Rasbora:

100 Nama Ikan selanjutnya, Ikan Rasbora ini kecil-kecil lincah dan sering dijadikan ikan hias di akuarium. Mereka terkenal karena warna-warni cerah dan pola unik di tubuhnya. Ada banyak jenis Rasbora, dan masing-masing punya karakteristik yang berbeda. Ikan ini biasanya lebih suka hidup berkelompok dan cukup mudah dirawat, jadi cocok untuk pemula yang baru mau coba-coba pelihara ikan hias.

Ikan Haruan:

Nah, kalau ikan Haruan ini dikenal sebagai ikan predator air tawar. Tubuhnya besar dan panjang, dan dia punya mulut yang lebar dengan gigi yang tajam. Ikan Haruan suka memangsa ikan lain, udang, bahkan kadang-kadang kodok. Di beberapa tempat, ikan Haruan dianggap bisa untuk pengobatan luka pasca-operasi karena kandungan proteinnya yang tinggi.

Ikan Paray:

Selanjutnya Ikan ini mungkin nggak terlalu terkenal di kalangan umum, tapi dia punya peran penting di ekosistem sungainya. Ikan Paray biasanya hidup di dasar sungai dan makanannya beragam, mulai dari serangga hingga detritus (sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang sudah membusuk). Bentuk tubuhnya ramping dan panjang, mirip seperti belut.

Ikan Beloso:

Beloso termasuk jenis ikan air tawar yang mungkin belum terlalu familiar di telinga kita. Dia hidup di sungai-sungai di Indonesia dan biasanya memiliki ukuran yang tidak terlalu besar. Ikan ini punya ciri khas dengan bentuk tubuhnya yang ramping dan sirip ekornya yang tajam. Warna tubuhnya bervariasi, tergantung pada spesies dan habitatnya.

Ikan Temoleh:

100 Nama Ikan selanjutnya, Ikan Temoleh ini cukup terkenal di kalangan para pemancing karena ukurannya yang bisa sangat besar dan memberikan perlawanan yang menantang. Tubuhnya panjang dan ramping, dengan warna perak yang indah. Ikan ini biasanya ditemukan di sungai-sungai besar di Asia Tenggara. Di beberapa tempat, dagingnya dianggap lezat dan menjadi makanan favorit.

Penjelasan 50 Nama Ikan Air Laut

Ikan Tuna:

Tuna terkenal di seluruh dunia sebagai salah satu sumber protein yang sangat baik. Ikan ini memiliki daging yang padat dan beraroma kuat, sangat populer di berbagai jenis masakan, termasuk sushi dan sashimi Jepang. Ikan Tuna dapat tumbuh hingga ukuran yang sangat besar, dan beberapa spesiesnya seperti Tuna Sirip Biru dapat sangat mahal harganya. Mereka dikenal sebagai perenang yang cepat dan kuat, sering menjadi target utama dalam perikanan komersial.

Ikan Marlin:

Marlin adalah predator laut yang dikenal dengan tubuhnya yang panjang dan ramping, serta paruhnya yang panjang seperti tombak. Ikan ini sangat dihargai dalam olahraga memancing karena kekuatan dan kecepatannya yang luar biasa. Ikan Marlin dapat tumbuh hingga ukuran yang sangat besar, membuatnya menjadi salah satu ikan yang paling menantang untuk ditangkap.

Ikan Kakap Putih:

Kakap Putih adalah jenis ikan dasar yang biasa ditemukan di perairan hangat. Ikan ini memiliki daging yang lembut dan rasa yang lezat, menjadikannya populer di kalangan pecinta seafood. Ikan Kakap Putih sering diolah menjadi filet atau steak dan disajikan dengan berbagai cara.

Ikan Kakap Merah:

Mirip dengan Kakap Putih, Ikan Kakap Merah juga sangat populer di restoran-restoran seafood. Ikan ini memiliki daging yang tebal dan rasa yang kaya, sering diolah dengan cara dipanggang atau dipanggang. Kakap Merah biasanya ditemukan di perairan yang lebih dalam dibandingkan dengan Kakap Putih.

Ikan Layang:

Layang adalah jenis ikan pelagis kecil yang biasa ditemukan bergerombol di perairan tropis dan subtropis. Ikan ini memiliki bentuk tubuh yang ramping dan panjang, serta sirip punggung yang sangat tinggi. Ikan Layang sering dijual dalam bentuk asin atau diasap, dan dagingnya memiliki tekstur yang padat dan rasa yang kuat.

Ikan Dorado (Mahi-mahi):

Dorado, atau lebih dikenal sebagai Mahi-mahi, adalah ikan laut yang populer karena dagingnya yang lezat dan teksturnya yang padat. Ikan ini memiliki warna yang sangat cerah, biasanya campuran antara hijau dan biru dengan perut yang berwarna kuning atau emas. Mahi-mahi dikenal sebagai ikan yang sangat cepat dan lincah, dan sering menjadi target utama dalam kegiatan memancing olahraga. Dagingnya sering diolah dengan cara dipanggang atau digoreng.

Ikan Tongkol:

Tongkol adalah salah satu jenis ikan pelagis yang banyak ditemukan di perairan Indonesia. Ikan ini memiliki tubuh yang ramping dan panjang, dengan daging yang padat dan berwarna merah muda. Ikan Tongkol sangat populer di Indonesia dan sering diolah menjadi berbagai macam masakan, termasuk ikan asap, ikan bakar, dan lain-lain.

Ikan Grouper (Kerapu):

Grouper atau Kerapu adalah jenis ikan yang memiliki tubuh yang besar dan berat. Ikan ini biasanya hidup di terumbu karang atau di dasar laut dengan kedalaman yang cukup. Daging ikan Grouper sangat lezat dan memiliki tekstur yang lembut, menjadikannya salah satu ikan favorit untuk diolah menjadi masakan. Ada berbagai macam jenis ikan Grouper, dan beberapa di antaranya bisa tumbuh hingga ukuran yang sangat besar.

Ikan Cakalang:

Cakalang adalah jenis ikan pelagis yang dikenal dengan dagingnya yang lezat dan gurih. Ikan ini biasanya memiliki ukuran yang sedang, dengan tubuh yang ramping dan panjang. Daging ikan Cakalang sering diolah menjadi berbagai macam masakan, termasuk ikan bakar, ikan asap, dan lain-lain. Di beberapa negara, ikan Cakalang juga diolah menjadi kaleng tuna.

Ikan Parrotfish:

Parrotfish atau ikan Napoleon adalah jenis ikan yang dikenal dengan warna-warni cerah pada tubuhnya dan bentuk mulutnya yang mirip dengan paruh burung. Ikan ini biasanya hidup di terumbu karang dan memainkan peran penting dalam ekosistem laut karena kebiasaannya mengonsumsi alga dan membantu menjaga keseimbangan terumbu karang. Daging ikan Parrotfish juga dikonsumsi di beberapa tempat, meskipun tidak sepopuler jenis ikan lainnya.

Ikan Barracuda:

Barracuda dikenal sebagai predator laut yang kuat dan cepat. Mereka memiliki tubuh yang ramping dan panjang, dengan mulut besar yang penuh dengan gigi tajam. Ikan Barracuda seringkali dianggap berbahaya karena mereka bisa menyerang manusia, meskipun serangan tersebut sangat jarang terjadi. Dagingnya bisa dikonsumsi, tapi harus berhati-hati karena beberapa spesies Barracuda dikenal dapat mengakumulasi racun di dalam dagingnya.

Ikan Pari:

Pari memiliki bentuk tubuh yang unik, dengan tubuh yang pipih dan lebar seperti sayap. Mereka sering ditemukan di dasar laut dan ada beberapa spesies yang dapat tumbuh hingga ukuran yang sangat besar. Ikan Pari umumnya tidak agresif, tapi mereka memiliki sengat di ekornya yang bisa sangat menyakitkan jika terinjak atau terganggu.

Ikan Hiu:

Hiu adalah salah satu predator puncak di lautan dan memiliki lebih dari 500 spesies yang berbeda. Mereka memiliki struktur tubuh yang sangat efisien untuk berenang dengan cepat dan gigi yang terus menerus berganti. Meskipun hiu seringkali dianggap berbahaya, serangan hiu terhadap manusia sebenarnya sangat jarang terjadi.

Ikan Teri:

Selanjutnya Teri adalah ikan kecil yang biasanya bergerombol dalam jumlah besar. Mereka merupakan sumber makanan yang penting untuk banyak spesies ikan yang lebih besar. Ikan Teri juga diolah menjadi berbagai produk makanan, termasuk ikan teri asin dan ikan teri kering.

Ikan Sarden:

Mirip dengan ikan teri, ikan sarden adalah ikan kecil yang biasanya hidup bergerombol. Ikan ini kaya akan omega-3 dan sering diolah menjadi makanan kaleng. Dagingnya lembut dan memiliki rasa yang khas, membuatnya populer di berbagai belahan dunia.

Ikan Ekor Kuning (Yellowtail):

Selanjutnya Ikan Ekor Kuning atau Yellowtail adalah ikan laut yang populer di kalangan pecinta seafood, terutama di Jepang. Ikan ini memiliki daging yang padat dan rasa yang lezat, sering disajikan sebagai sashimi atau sushi. Ikan Ekor Kuning biasanya memiliki tubuh yang ramping dan panjang, dengan warna biru kehijauan di bagian atas dan putih di bagian bawah, serta ekor berwarna kuning cerah.

Napoleon (Humphead Wrasse):

Ikan Napoleon atau Humphead Wrasse adalah ikan karang besar yang dikenal dengan ukuran dan warna tubuhnya yang mencolok. Ikan ini memiliki tonjolan khas di atas kepalanya dan dapat tumbuh hingga ukuran yang sangat besar. Ikan Napoleon umumnya ditemukan di terumbu karang di kawasan Indo-Pasifik dan sering menjadi objek wisata selam karena keindahan dan ukurannya.

Lumba-lumba (Mahi-mahi/Dorado):

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ikan ini adalah ikan pelagis yang dikenal dengan kecepatan dan kekuatannya. Mahi-mahi memiliki tubuh yang ramping dan panjang dengan warna yang cerah, dan dagingnya yang lezat membuatnya populer di kalangan pecinta seafood. Namun, perlu diingat bahwa “lumba-lumba” dalam bahasa Indonesia sebenarnya merujuk pada mamalia laut, bukan ikan.

Remora:

Selanjutnya Ikan Remora dikenal dengan kemampuannya untuk menempel pada ikan besar seperti hiu, penyu, atau kapal menggunakan organ penghisap di kepalanya. Mereka melakukan ini untuk transportasi gratis dan untuk memakan sisa makanan yang jatuh dari mulut inangnya. Ikan Remora memiliki tubuh yang ramping dan panjang, dan mereka biasanya berwarna abu-abu atau coklat.

Amberjack:

Selanjutnya Ikan Amberjack adalah ikan pelagis besar yang dikenal dengan kekuatan dan kecepatannya. Ikan ini populer di kalangan pemancing olahraga dan sering diolah menjadi steak atau filet. Ikan Amberjack memiliki tubuh yang kuat dan ramping, dengan warna perak atau biru kehijauan di bagian atas dan putih di bagian bawah.

Itulah tadi pembahasan mengenai 100 nama ikan dari berbagai penjuru dunia. Semoga setelah mendengar semua itu, kalian jadi lebih wawasan tentang dunia bawah air dan kekayaan spesies yang ada di dalamnya.

Jangan lupa, meskipun kita ngobrol santai, informasi ini penting untuk kita semua. Semakin kita mengenal, semakin kita bisa menghargai dan menjaganya. Yuk, terus eksplor dan belajar tentang keindahan alam yang ada di sekitar kita.

Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di pembahasan seru lainnya!

Leave a Comment